Reporter: Fery Agustian
Editor: Dedi HP
www.tras.id – Setelah dilalukan mediasi cukup alot antara Pemkot Bengkulu dengan salah satu pihak sekolah menengah kejuruan (SMKN) yang menahan ijazah salah satu siswanya akhirnya siswa tersebut mendapatkan ijazahnya.
“Alhamdulillah, mediasi sudah kita lakukan dan semua pihak terkait hadir. Insyah Allah Senin lusa ijazahnya sudah diserahkan oleh sekolah kepada siswa,” ungkap Dedy pada Sabtu (21/08/2021).
Dia berharap permasalahan penahanan ijazah para siswa di Kota Bengkulu adalah terakhir terjadi, apalagi penahanan ijazah lantaran siswa belum melunasi SPP. Menurutnya, pihak sekolah dapat memanggil wali murid dan menjelaskan prihal ijazah yang belum diberikan.
“Mudah-mudahan ini kasus terakhir, sebab sangat disayangkan ada siswa tak bisa melanjutkan studinya atau tak bisa melamar kerja karena ijazah tertahan,” kata Dedy.
Sementara itu, Sekretaris Dikbud Provinsi Bengkulu, Syahjudin Burhan mengungkapkan permasalahan tersebut sudah tuntas. Ia juga meminta sekolah lainnya segera menyelesaikan permasalahan serupa bila ada ijazah siswa yang belum diberikan. Bila permasalahan adalah karena siswa tidak mampu maka cukup melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.
“Bila ada SMA atau SMK ada masalah yang sama maka segera selesaikan, panggil wali siswa dan selesaikan dengan cara yang baik dan berikan solusi, misal siswa tak mampu harus melampirkan surat keterangan dari kelurahan,” terangnya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here