Beranda Nasional Kepala BNN RI Musnahkan 2 Ha Ladang Ganja Aceh

Kepala BNN RI Musnahkan 2 Ha Ladang Ganja Aceh

19
0
Tim gabungan memusnahkan tanaman ganja di Aceh

Reporter: Dedi HP
Foto: Biro Humas BNN RI
www.tras.id – Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose memimpin langsung proses pemusnahan 2 hektar (Ha) ladang ganja temuan Tim Direktorat Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN. Ganja dengan berat total 15 ton tersebut ditemukan di dua lokasi. Lokasi pertama, tim menemukan ladang ganja seluas 1 ha pada ketinggian 424 MDPL dengan total batang ganja setinggi 0,3 hingga 2 meter sebanyak 10 ribu batang. Sedangkan di lokasi kedua, tim menemukan sedikitnya 10 ribu batang ganja dengan tinggi tanaman 2-3 meter di atas lahan 1 hektar yang terletak di ketinggian 835 MDPL.
“Di TKP pertama ganja ditemukan seberat 5 ton dan di TKP kedua ditemukan seberat 10 ton. Semua sudah dimusnahkan dengan total 15 ton,” terang Petrus Reinhard Golose saat konferensi pers di lokasi pemusnahan ladang ganja, Desa Pulo, Aceh Besar, Rabu (16/06/2021).
Dalam pemusnahan ladang ganja tersebut, BNN melibatkan 202 personel yang terdiri dari BNN, Polda Aceh, Polres Aceh Besar, Kodim 0101BS, Satpol PP Pemkab Aceh Besar, Propam Polri serta Bea dan Cukai.Jenderal bintang tiga yang pernah menjabat Kapolda Provinsi Bali ini sangat mengapresiasi kinerja personelnya yang mampu mengungkap banyak kasus meski berada di tengah situasi pandemi.
“Apa yang tengah Tim BNN lakukan merupakan pesan kepada masyarakat atas keseriusan BNN dalam memberantas narkoba sesuai dengan peraturan Undang-undang yang berlaku di Indonesia,” ulas Golose.

Kepala BNN RI memimpin pemusnahan ganja di ladang seluas 2 Ha dengan berat sekitar 15 ton

Kepala BNN RI mengingatkan, jelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, 26 Juni 2021 nanti, BNN akan terus gelorakan semangat berantas narkoba. “Ini merupakan bentuk keprihatinan negara terhadap kejahatan narkotika yang masih banyak terjadi di berbagai negara di dunia,” kata Golose. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here