Mediasi walikota dan pihak sekolah SMKN 3 untuk mengambil ijazah siswa yang masih tertahan

Reporter : Andreas Saputra
Editor: Herwan Saleh
www.tras.id – Masih adanya siswa yang kesulitan mendapatkan ijazah menggunakan surat keterangan tidak mampu karena masih tercatat ada tunggakan SPP, membuat Walikota Bengkulu, Helmi Hasan memutuskan turun lapangan (Turlap) dan turut hadir mendampingi para siswa serta wali murid.
Seperti pada Kamis (26/08/2021), Helmi Hasan mendatangi SMKN 3 Kota Bengkulu meminta kepala SMKN 3 Kota Bengkulu, Ahmad Basori membantu para siswa dan orang tuanya yang telah datang ke sekolah membawa surat keterangan tidak mampu.
“Saya minta tolong jangan dipersulit lagi dan dibuat berbelit-belit. Tolong dikeluarkan ijazah mereka. Saya minta tolong, apalagi mereka sudah membawa surat keterangan dari kelurahan bahwa mereka dari keluarga tidak mampu,” ujar Helmi.
Ia menambahkan bila pihak sekolah tidak percaya dengan surat keterangan tersebut dan harus melakukan survey sendiri maka sama halnya pihak sekolah tidak percaya dengan Pemkot Bengkulu, sebab yang menerbitkan surat tersebut adalah pihak kelurahan yang tentu saja mendapat pengantar dari RT dan sudah terkonfirmasi dari ketua RT. Walikota yang dikenal sangat dekat dengan masyarakatnya ini juga menyampaikan pihak SMKN 3 Kota Bengkulu tak perlu segan meminta bantuan pada Pemkot Bengkulu.
“Jangan sampai kejadian di SMKN 6 juga terjadi di sekolah kita ini,” ungkapnya.
Setelah bernegosiasi cukup lama, akhirnya pihak SMKN 3 Kota Bengkulu bersedia memberikan ijazah para siswa tidak mampu itu.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here