Advertisment Image

Belajar Dari Rumah, Kebijakan Dinas Pendidikan Seluma Dinilai Masalah

Reporter/Foto: Nandar Eka N
www.tras.id – Sebagai badan hukum fungsi penyelenggara pendidikan, Yayasan Belagham Seluma Maju akan mempertimbangkan membuka sekolah SDIT, TKIT/PAUD dengan proses belajar mengajar tatap muka normal di setiap sekolah swasta dalam naungan yayasannya.

Hal ini menyikapi persoalan keluhan para wali murid dan masyarakat atas penerapan surat imbauan Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma nomor 421.2/551/Disdik/VI/2020 tertanggal 10 Juli 2020 perihal Imbauan Tetap Taat Belajar dari Rumah bagi siswa TK/PAUD dan SD se-Kabupaten Seluma.
“Kita pelajari dan pertimbangkan untuk sekolah sekolah seperti biasa. Karena wali-wali murid dan masyarakat mengeluhkan ini, mengapa TK, SD dan SMP belum boleh ke sekolah, sedangkan MTs dan SMA boleh,” kata Ketua Yayasan Belagham Seluma Maju, Herwan Saleh, S.IP., M.AP.

Sejauh ini diketahui, seluruh TK dan SD di Kabupaten Seluma masih tutup, karena persoalan Pandemi Covid 19. Berbeda dengan sekolah SMA, SMK, dan madrasah di Seluma pada naungan Kementerian Agama yang sudah dibuka sejak mulai jadual tahun ajaran baru 2020-2021.

Diakui Herwan Saleh, saat ini di Kabupaten Seluma bukan hanya para wali murid SDIT Darunnajah di Simpang Enam Tais dan TK/PAUD saja yang di bawah naungan yayasannya, yang mengeluhkan hal tersebut. Bahkan, sejumlah warga malah menaruh curiga, ada yang kurang beres dalam penetapan kebijakan pemerintah yang masih menutup sekolah TK sampai SMP itu.
“Kita banyak mendengar masyarakat dalam masalah ini. Ada yang bilang aneh, begitu. Maka dari itu, kita berharap pemerintah menyikapi masalah ini,” ucap tokoh pendidikan yang mantan wartawan ini.

Disamping itu, ketua Yayasan Belagham mengatakan, Dinas Pendidikan disaran melakukan komunikasi kepada sekolah, guru, dan masyarakat untuk menjelaskan dengan gamblang perihal kebijakan anak sekolah masih tetap belajar di rumah itu. Sebab, katanya, bilamana kebijakan menutup semua sekolah di jajaran Dinas Pendidikan itu ternyata dianggap tepat, maka harus dikomunikasikan agar dapat diterima dengan baik oleh maayarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *