Reporter : Ersan Rahmatullah
Editor: Dedi HP
www.tras.id – Walikota Bengkulu, Helmi Hasan kembali merespon cepat keluhan warga yang masuk di ponselnya. Kali ini seorang ibu, warga Jalan Kapuas BTN Bina Harapan, RT 03/01 Lingkar Barat, Dina Mariany menyampaikan keluh kesanya lantaran ia sudah 3 bulan menunggak iuran PDAM. Untuk itu, ia meminta bantuan pada walikota agar satu-satunya sumber air bersih miliknya itu tak dicabut petugas.
“Assalamualaikum pak, saya ada tunggakan PDAM 3 bulan. Saya nggak tahu harus bayar gimana. Saya takut (PDAM) dicabut, karena saya tidak punya sumur. Mohon solusinya pak,” tulis Dina melalui pesan pendek pada walikota, Senin (23/08/2021).
Menanggapi hal itu, walikota meminta ibu dua anak itu berkoordinasi dengan Baznas Kota Bengkulu dan melengkapi syarat yang dibutuhkan. Tak perlu waktu lama untuk mendapatkan bantuan tersebut, ibu Dina pun bisa bernafas lega kembali.
“Saya mengucapkan terima kasih pada walikota yang sudah membantu kami, jika tidak bantuan ini entah saya tidak tahu lagi harus bagaimana,” ujar Dina.
Di tempat terpisah, Direktur PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan mengapresiasi langkah cepat walikota dalam memberikan solusi atas permasalahan warga kota. Ia menyebut walikota memberikan win-win solution sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dengan kebijakannya itu.
“Kita beruntung memiliki walikota seperti pak Helmi Hasan, setiap laporan warga yang masuk selalu direspon dengan solusi yang tepat. Memang sudah SOP dari PDAM kalau ada pelanggan yang menunggak iuran sampai 3 bulan lebih maka saluran air bersih harus diputus,” ungkapnya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here