Salah satu sudut taman kota di Desa Renah Semanek

Reporter: Ersan Rahmatullah
Editor : Dedi HP
www.tras.id- Desa Renah Semanek Kecamatan Karang Tinggi memiliki komoditas pertanian yang cukup banyak, selain dikenal sebagai lumbung penghasil tebu telur, kedelai dan kacang tanah, desa yang dipimpin Kades, Eli Haryadi, S.Pd ini bertekad menjadikan desa mereka sebagai desa agro wisata.
Hal ini sejalan dengan program Kemendesa PDTT yang menginginkan dana desa dialokasikan pada sektor wisata dengan memunculkan potensi-potensi wisata yang ada di desa, sehingga bisa menjadi sumber income bagi desa. Selain itu, Desa Renah Semanek juga didukung ketersediaan lahan yang masih luas dan akses lancar menuju desa tersebut.

Kades Renah Semanek, Eli Hariadi bekerja keras membangun dan memajukan Desa Renah Semanek

“Desa kami sudah dikenal sebagai penghasil tebu telur, kacang tanah dan kedelai, saat pameran Bengkulu Expo kami mengirimkan sampel kacang kedelai produksi petani sini. Ini potensi yang bagus dan kami yakin desa kami bisa menjadi desa agro wisata, apalagi akses menuju desa ini sangat baik,” jelas Eli.
Guna mewujudkan desa agro wisata, pihaknya bersama masyarakat desa terus mengembangkan tanaman buah-buahan, sayuran dan palawija, tak hanya di lahan pertanian namun juga di lahan pekarangan. Dijelaskannya semakin ramai tanaman yang dapat dikonsumsi maka menjadikan desa ini menjadi desa sentra pertanian dan akan lebih ramai dikunjungi warga. Bukan saja untuk membeli atau sekedar melihat namun juga bisa dijadikan laboratorium penelitian ilmiah.
“Kami yakin saat musim panen nanti, akan banyak warga luar desa yang datang ke sini. Kami mengembangkan kacang tanah dan kacang kedelai saja sudah banyak yang berkunjung ke sini, bukan saja dari Benteng namun dari daerah lain juga banyak,” ujar Eli.(*/adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here