Advertisment Image

Disdagkop dan UMKM Tahun Ini Konsen Bina UMKM

Kepala Disdagkop dan UMKM Kepahiang, Jan Johanes Dalos. (dok)

Reporter: Agustian
Editor: Dedi HP

KEPAHIANG, tras.id – Disdagkop dan UMKM hingga akhir tahun ini terkonsentrasi membina UMKM yang dilakoni masyarakat. Pembinaan tersebut tidak hanya bersifat pemberian motivasi, permodalan dan bantuan peralatan, namun juga aksesbilitas dalam penjualan dan pameran.

Kepala Disdagkop dan UMKM Kepahiang, Jan Johanes Dalos menjelaskan di Kepahiang banyak aktivitas produksi UMKM. Ada yang menggeluti produksi kopi bubuk, anyaman, makanan ringan dari olahan ketela, keladi, gadung, ganyong dan garut. Ada  juga yang berkecimpung dalam home industri di sektor olahan limbah barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

“Nah pembinaan diperlukan, di sinilah hadirnya Disdagkop dan UMKM. Pembinaan akan kami lakukan berkala sesuai kebutuhan dari pelaku UMKM,” kata Jan.

Dia menambahkan pembinaan di bidang hukum juga mereka lakukan, salah satunya adalah memberikan sosialisasi dan pengetahuan hukum seputar UU Perdagangan dan regulasi terkait UMKM. Baik itu berupa kewajiban mendaftarkan merek dagang dan bahan makanan ke MUI atau BPOM untuk mendapatkan lebel halal, begitu juga dengan merek dagang ke Kemenkumham supaya tidak dianggap menyerobot merek dagang orang lain.

BACA JUGA : Operasi Pasar Murah, Stabilisasi Harga Jelang Idul Fitri

“Pembinaan ini sifatnya adalah memberikan dorongan dan membuka wawasan supaya UMKM kita bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga geliat usaha bisa lebih hidup dan menyerap angkatan kerja lebih banyak lagi,” ujarnya.

Terkait pemasaran, ia megatakan pihaknya terus membantu percepatan pemasaran produk-produk hasil UMKM, baik melalui pameran maupun penghubung langsung pelaku UMKM dengan para pengusaha yang siap menampung hasil produksi UMKM tersebut.

“Kami bantu pelaku UMKM memasarkan produk mereka melalui pameran antar daerah, kadang kami juga ikutkan dalam table top. Sehingga produk UMKM bisa dikenal dan mendorong percepatan pembangunan di Kepahiang,” ujarnya. (*/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *