Advertisment Image

Tata Cara Mandi Idul Adha Sesuai Sunah

Menjelang hari raya Idul Adha disunahkan mandi dengan tata cara yang benar sesuai tuntutan sunah. (foto: Muhammad Adil/pixels)

Reporter: Andreas
Editor: Herwan Saleh
BENGKULU, tras.id – Idul Adha merupakan hari besar umat muslim selain Idul Fitri. Momen Idul Adha selain dikaitkan dengan rangkaian ibadah haji, juga lekat dengan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Hari raya Idul Adha yang dirayakan setiap 10 Dzulhijah juga menjadi momen penting bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia untuk berbagi kasih dengan penyembelihan dan pembagian hewan kurban.

Seperti hari raya lainnya, ada hal-hal yang perlu disiapkan menyambut Idul Adha agar mendapatkan keberkahan dan pahala. Salah satunya yakni mensucikan diri dari hadas besar dan hadas kecil dengan cara mandi sebagaimana anjuran Rasulullah Muhammad SAW.

Mandi Idul Adha dianjurkan dilakukan sebelum sholat Id dengan membaca Basmalah dan niat sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ اْلاَضْحَى سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla liyaumi ‘iiedil adhaa sunnatan lillaahi ta’alaa.”
Maknanya: “Saya niat mandi pada hari raya Iduladha sunah karena Allah Ta’ala.”

Setelah itu membasuh tangan dengan air mengalir sebanyak 3 kali, lalu membersihkan seluruh najis yang masih ada, terutama pada kemaluan dan dubur.

Selanjutnya berwudhu, dan mengguyur kepala dengan air mengalir sebanyak 3 kali. Lalu membasuh tubuh bagian kanan sebanyak 3 kali dan dilanjutkan membasuh bagian badan sebalah kiri dengan guyuran air mengalir sebanyak 3 kali. Kemudian bilas badan bagian kanan dan dilanjutkan bagian kiri dengan air mengalir.  Sebagai penutup ambil wudhu kembali.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *