Danrem 041/GAMAS Brigjen TNI Yanuar Adil berbincang dengan masyarakat peserta vaksinasi Covid-19 dosis kedua

Reporter : Dedi HP
Editor : Dedi HP
www.tras.id – Masyarakat Provinsi Bengkulu harus menang melawan Pandemi Covid-19 dengan menjaga kesehatan dan membangkitkan serta menumbuhkan ekonomi yang sempat terpuruk akibat hantaman Pandemi Covid-19. Sehat dan ekonomi bangkit adalah solusi dan menjadi kata kunci memenangkan pertempuran melawan Pandemi ini. Kolaborasi dan kerja bersama semua elemen sangat penting untuk mewujudkan dua hal tersebut, pemerintah tentu saja tak dapat bekerja sendiri menjadikan masyarakat sehat dan ekonomi bangkit tanpa dukungan dari TNI-Polri, swasta dan masyarakat itu sendiri.
“Covid-19 adalah musuh bersama, bahkan kami telah menyatakan perang melawan Covid ini dengan melakukan serbuan vaksin dengan target satu juta orang. Dibutuhkan kerjasama semua elemen agar kita memenangkan peperangan ini,” kata Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI. Yanuar Adil usai meninjau meninjau serbuan vaksin bagi masyarakat di RSDKT pada Selasa (03/08/2021).
Ia juga mengimbau masyarakat tetap patuh protokol kesehatan meski kasus Covid mulai melandai. Covid yang tak kasat mata dapat sewaktu-waktu menyerang tanpa disadari dan terburuknya dapat menjangkiti anggota keluarga.
“Jangan sekali-kali abai, tetap teguh terapkan protokol kesehatan. Kunci kesehatan dan keselamatan adalah disiplin dan tawakal pada Tuhan,” ujarnya.
Sementara itu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menjelaskan sebagai upaya menciptakan kekebalan komunal maka pihaknya terus mendorong vaksinasi setiap hari di Faskes dan di desa-desa, selain menjamin ketersediaan stok vaksin, pemerintah juga mengaktifkan Satgas covid-19 hingga tingkat desa.
“Bila target vaksinasi tercapai maka Insyah Allah kekebalan komunal akan terbentuk dan kegiatan kemasyarakatan serta kegiatan ekonomi bisa dilakukan normal kembali,” ujarnya.
Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Provinsi Bengkulu tertinggi ada pada Kota Bengkulu yang mencapai 58,30 persen, Bengkulu Tengah sebesar 46,32 persen, Bengkulu Utara mencapai 35,64 persen, Bengkulu Selatan sebanyak 31,73 persen. Selanjutnya Kabupaten Kaur masyarakat yang telah vaksinasi sebanyak 30,58 persen, Lebong baru 26,37 persen, Seluma baru 25,63 persen. Sedangkan daerah dengan capaian vaksinasi terendah yakni Kabupaten Rejang Lebong 25,11 persen, Kepahiang 22,78 persen dan Mukomuko hanya menapai 20,29 persen.

Ekonomi Mulai Bangkit
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah optimis ekonomi Provinsi Bengkulu menuju tren positif meski diterpa Pandemi Covid-19. Ini terlihat dari indikator Bengkulu menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Sumatera dan mampu mengendalikan inflasi.
“Saya optimis kita bisa bangkit, pertumbuhan ekonomi kita mulai menunjukan tren positif. Kami sebagai pemerintah juga terus mendorong OPD dan Pemkab melakukan belanja untuk meningkatkan daya beli dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kita,” ungkap Rohidin.
Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2020-2021 sudah berada pada kondisi positif 6,29 persen year on year (yoy), kondisi serupa juga terjadi pada indikator inflasi, Indeks Harga Konsumen (IHK) hingga bulan Juni 2021 bergerak mendekati sasaran target 1,89 persen yoy. Namun demikian, Rohidin berharap semua pihak ikut mengkerek laju pertumbuhan ekonomi dengan bersama-sama mendorong UMKM bangkit dan tumbuh.
“Pemerintah turut mendorong digitalisasi produk-produk Bengkulu sebagai akselerasi, produk unggulan Bengkulu dengan brand Bencoolen Coffee saat ini telah mampu menembus pasar global, nah kami juga mendorong UMKM beradaptasi dan mengadopsi teknologi dengan sistem pembayaran menggunakan Qris,” ungkapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here