Reporter: Ogi Putra Gumai
Editor: Dedi HP
www.tras.id– Masa Pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan berleha-leha bagi 12 band indie Bengkulu, anjuran stay at home oleh pemerintah justru memberi inspirasi bagi mereka merilis album kompilasi untuk melawan Corona. Salah satuĀ  karya kolaborasi yang berjudul “Jangan Berhenti Disini”. Lagu ini bercerita perjuangan hidup di tengah Pandemi, yang mengajak masyarakat bangkit dan tetap berkarya meski dibatasi dengan aktifitas sehari-hari.
Album ini lahir karena melihat kondisi dan situasi saat ini yang seakan-akan mematikan langkah para musisi untuk eksis di dunia permusikan. Karena sejak pandemi covid-19 terjadi aktifitas para musisi juga terhenti dan mulai kehilangan panggung.
” Saat pandemi terjadi semua kegiatan para musisi ikut terhenti membuat para musisi seperti mati suri,” ujar Riki salah seorang musisi Bengkulu.
Tetapi dengan rasa optimisme yang kuat mereka bersatu membangkitkan semangat bersama melawan keadaan yang sedang terjadi saat ini.
“Rencananya hasil penjualan Album Kompilasi ini nantiĀ  sebagian akan didonasikan pada masyarakat Bengkulu yang terkena dampak pandemi covid,” papar Riki.
Hal senada juga disampaikan Lebong Daeng, salah seorang gitaris band indie yang berharap lagu yang mereka ciptakan dan nyayikan bersama ini bisa menjadi motivasi bagi semua untuk tetap bersemangat dan tetap kuat menghadapi pandemi ini.
“Kami berangkat dari keperihantinan yang menimpa bangsa kita saat ini, kami berinisiatif dari lagu ini nanti bisa menjadi penyemangat dan pemersatu bangsa,” ungkap Lebong.
12 Band Indie Bengkulu yang tergabung di album kompilasi tersebut adalah Bakardi, GIGS, Bubble Tea, Tuan Muda, Robusta , Cholesterol, Antermoe, Aquamarine, Last Minute, Plus Band, The One, Weekend Flow.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here