BENGKULU – Menanggapi pesatnya perkembangan ekosistem bisnis digital, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu menggelar Workshop Kewirausahaan Digital yang dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) ke-II, pada Selasa (27/1).
Ketua Pengda JMSI Provinsi Bengkulu, Riki Susanto, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam mendorong pengembangan perusahaan media berbasis digital di wilayah tersebut.
“Workshop ini kami gelar sebagai komitmen JMSI untuk terus memperkuat fondasi bisnis digital, khususnya bagi para pengelola perusahaan media,” ujar Riki di Bengkulu.
Hadirkan Pakar Ekonomi dan Bisnis
Dalam workshop tersebut, JMSI menghadirkan sejumlah narasumber kompeten untuk memberikan wawasan strategis, di antaranya:
-
Anggita Nurfazria: Analis Junior Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu.
-
Herlin Andini: Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bengkulu.
-
Direktur Azwira Konsultan: Selaku praktisi dan pelaku usaha.
Riki berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk memperluas jangkauan dan ketahanan bisnis mereka.
“Kami ingin ilmu dari para pakar ini benar-benar diterapkan agar ekosistem media siber di Bengkulu semakin sehat secara bisnis,” tambahnya.
BACA JUGA: Target 19 Juta Investor Tercapai
Agenda Musda II
Usai pelaksanaan workshop, JMSI melanjutkan agenda utama yakni Musyawarah Daerah (Musda) ke-II. Agenda ini difokuskan pada laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta pemilihan Ketua Umum JMSI Provinsi Bengkulu yang baru.
“Kami berharap Musda ke-II ini melahirkan kepemimpinan yang hebat dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Saat ini, kader-kader terbaik JMSI sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon untuk menakhodai organisasi ke depan,” pungkas Riki.(*)
