Personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor yang diduga akan digunakan untuk balap liar
Reporter: Ridwan
Editor: Dedi HP
SELUMA – Menanggapi keresahan warga terkait maraknya aksi balap liar dan geng motor, Polres Seluma meningkatkan intensitas pengamanan selama bulan suci Ramadan 1447 H. Melibatkan personel gabungan TNI dan Satpol PP, patroli skala besar ini menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Seluma.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa langkah preventif ini diambil untuk menjamin kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
”Sasaran utama kami adalah ruas jalan yang kerap dijadikan ajang balap liar oleh remaja, serta lokasi keramaian lainnya. Pengawasan diperketat terutama pada waktu krusial: setelah Tarawih, saat Sahur, hingga usai salat Subuh,” ujar Kapolres Bonar, Kamis (26/2).
Sanksi Tilang dan Sita Kendaraan
Kapolres mengingatkan bahwa balap liar dan tawuran bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Pihaknya memastikan tidak akan ada kompromi bagi para pelanggar.
”Kami akan melakukan tindakan tegas. Pelaku yang kedapatan melanggar hukum akan dikenakan sanksi tilang hingga pengamanan kendaraan di Mapolres,” tegasnya.
Pendekatan Humanis
Meski bertindak tegas, petugas di lapangan juga tetap mengedepankan sisi humanis. Para remaja yang terjaring diberikan edukasi agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Polres Seluma turut mengimbau masyarakat untuk proaktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika melihat indikasi aktivitas balap liar atau gangguan ketertiban di sekitar tempat tinggal mereka.
