Advertisment Image

Sambut Paskah dan HUT Ke-68, Satgas Yonif 200/BN Gotong Royong Hias Gereja di Distrik Mbua

​Komandan Satgas Yonif 200/BN, Letkol Inf Cosmos, S.H., M.Han saat menyampaikan sambutannya.(foto: dok tras.id)

Editor: Herwan Saleh

tras.id,- Semangat kebersamaan terpancar di Distrik Mbua saat personel Satgas Yonif 200/BN bersinergi dengan warga setempat untuk mempercantik Gereja Imanuel Teriem. Aksi gotong royong yang digelar pada Minggu (22/3/2026) ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Paskah sekaligus memperingati HUT ke-68 Batalyon Infanteri 200/Bhakti Negara yang jatuh pada 1 April.

​Kegiatan diawali dengan ibadah bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang sederhana antara personel TNI dan warga. Suasana hangat menyelimuti momen saat mereka menyantap hidangan nasi, mi bihun, dan ayam sebagai simbol persaudaraan.

​Komandan Satgas Yonif 200/BN, Letkol Inf Cosmos, S.H., M.Han., memimpin langsung kegiatan ini dengan didampingi Wadansatgas Mayor Inf Rentra Heri Mei Putra serta 30 personel lainnya. Dari sisi masyarakat, hadir Pendeta Amies Umangge dan Bapak Yohannes yang membawa serta sekitar 100 warga Distrik Mbua.

​”Momen ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di wilayah penugasan, sekaligus mempererat tali silaturahmi melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi jemaat,” ujar Letkol Inf Cosmos.

​Upaya mengumpulkan massa di wilayah ini bukanlah perkara mudah. Sebelum acara terlaksana, Dansatgas melakukan patroli jalan kaki melintasi medan sulit mulai dari Titik Kuat (TK) Yal, Yigi, Dal, hingga Lapbrik guna menjaring aspirasi dan mengajak warga di pos-pos teritorial untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

​Usai santap siang, warga dan personel TNI bahu-membahu menghias gereja. Selama kurang lebih tiga jam, mereka memasang balon, ornamen hiasan, banner, hingga papan ucapan Paskah. Gereja yang tadinya nampak polos kini berubah menjadi lebih berwarna dan semarak.

​Antusiasme warga disambut haru oleh personel Satgas. Perwakilan warga, menyampaikan apresiasi mendalam kepada TNI. “Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang sudah peduli dan membantu kami menyiapkan hari suci ini,” ungkap Pendeta Amies sembari menjabat tangan para personel.

​Selama kegiatan berlangsung, pengamanan tetap diperketat di sekitar area gereja dan pos-pos strategis. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, kondusif, dan penuh kedamaian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *