Beranda Bisnis Kontrak Habis, Bus Tayo Berhenti Operasi

Kontrak Habis, Bus Tayo Berhenti Operasi

117
0

Reporter: Dani Hutabarat

www.tras.id – Sebanyak 5 Bus Trans Rafflesia atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Bus Tayo saat ini terparkir dan tak lagi beroperasi. Bus Tayo berhenti beroperasi dikarenakan kontrak dengan pihak Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu sudah berakhir, Kamis ( 03/10 ).
Dengan berakhirnya kontrak ini, pihak Damri belum menerima keputusan dari Dishub terkait tindaklanjut perpanjangan kontrak kedepannya.
Manager Keuangan Damri, Abu Mahbu menjelaskan Damri menunggu keputusan dari pihak Dishub untuk langkah selanjutnya, apakah kontrak diperpanjang atau stop.
“Ya memang kontrak Bus Trans Rafflesia hari ini (03/10) sudah habis, kami sebagai operator menunggu keputusan dari Dishub, apakah diperpanjang atau tidak, semoga aja diperpanjang”, ujarnya.
Sejak awal berjalannya pada periode 1 dibulan Oktober-Desember pada tahun 2018 lalu, minat dari masyarakat Kota Bengkulu sangat bagus. Dari data yang ada, antusias penumpang menggunakan bus Tayo mencapai 5000  penumpang dalam tiga bulan.
Pada bulan Januari 2019,  Damri mendapat surat perintah dari Dishub untuk memberhentikan sementara transportasi massal ini dikarenakan biaya operasional bus yang tidak mencukupi.
Dan dibulan Mei 2019, mulai beroperasi lagi untuk periode ke 2 setelah Damri mendapat surat tugas dari Dishub . Selama empat bulan berhenti beroperasi, jumlah penumpang BRT mengalami penurunan yang sangat signifikan. Sampai bulan September tercatat penumpang yang menumpang Tayo hanya mencapai 2.725 orang dalam enam bulan, terhitung dari bulan Mei-September 2019. Penurunan ini, dijelaskan Abu disebabkan karena tidak berkesinabungannya jam operasi.
Abu berharap kedepannya BRT bisa beroperasi lagi dengan persiapan yang matang dan dari pihak pemerintah untuk mensosialikan transportasi ini kepada masyarakat agar antusias masyarakat kembali meningkat.
“Saya sendiri berharap, bus ini tidak berhenti sepenuhnya, karena minat masyarakat sebenarnya bagus, tapi perlu berkesinambungan kedepannya, kan sayang juga sama halte yang sudah ada kalo busnya nggak jalan lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Dishub yang hendak dikonfirmasi seputar berhentinya operasional bus Tayo enggan memberikan tanggapan pada jurnalis www.tras.id dengan alasan masih menunggu izin Kepala Dinas yang saat ini tengah bertugas ke luar kota. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here