Advertisment Image

Pamsimas Sasar 19 Desa

Pamsimas diharapan menjadi solusi masalah air bersih (foto: logo Pamsimas/KPUPR)

Reporter: Agustian
Editor: Herwan Saleh
KEPAHIANG, tras.id– Tahun ini program air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsismas) menyasar 19 desa di Kepahiang. Pamsimas diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih yang diidamkan warga pada daerah sulit air.

“Ada 19 desa yang ikut Pamsimas, sumbernya ada dari APBN ada 15 desa dan dari APBD sebanyak 4 desa. Harapan kita program ini mendapat dukungan dari masyarakat, karena ada yang sifatnya swadaya,” ungkap Kepala Satker PIP Pamsimas, Rudi Andi Silaloho.

Dia menambahkan desa yang dibiayai APBN yakni Pagar Agung dan Limbur Lama di Kecamatan Bermani Ilir. Kemudian Desa Bandung Baru, Bukit Sari, Kampung Bogor, Tugu Rejo dan Desa Sidorejo di Kecamatan Kabawetan. Sedangkan di Kecamatan Muara Kemumu yakni Talang Tige, Kecamatan Merigi yakni Desa Pulo Geto Baru. Selanjutnya Desa Cirebon Baru di Kecamatan Seberang Musi. Lalu Desa Pekalongan, Desa Pungguk Meranti dan Desa Daspetah di Kecamatan Ujan Mas.

“Kalau yang dari APBD yakni Desa Suro Bali, Barat Wetan, Desa Kelobak dan  Desa Pulo Geto,” ujarnya.

Dia juga berharap Pemdes setempat bisa mendukung  program tersebut, sehingga program nasional itu tak menimbulkan masalah dan bisa diprioritaskan kembali oleh pemerintah pusat di tahun mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *